Archive for Juni 2017
Sebuah refleksi mendalam tentang hubungan manusia, alam, dan nilai persaudaraan
By: Arif Agus Bege'h
Di bawah tajuk rimbun yang meraksasa
kami berdiri, menyatukan detak dan doa
bukan sekadar raga yang melangkah maju
namun jiwa yang terpanggil oleh sunyi yang menderu
Pilar Tarantula, begitulah kami menamakan diri
seperti kaki-kaki kokoh yang merayap di sela duri
tak gentar pada tebing yang menjulang angkuh
tak surut pada jalur yang membuat lutut mengeluh
Carrier di pundak adalah beban yang nikmat
menyimpan cerita tentang peluh dan tekad yang bulat
menembus kabut pagi yang membelai rona wajah
mencari makna di antara akar dan tanah yang basah
Saat senja mulai melukis jingga di ufuk barat
kami berbagi tawa di balik kepul asap kopi yang hangat
di sana, di ketinggian yang memisahkan kita dari bising kota
dunia terasa jujur, tanpa topeng maupun kasta
Pilar ini takkan goyah oleh badai yang menerjang
tarantula ini akan terus mendaki, terus berjuang.
karena bagi kami, puncak hanyalah sebuah bonus
namun perjalanan dan persaudaraan adalah yang abadi dan tulus
Menyusuri belantara, menjaga alam dengan cinta
kami pulang membawa rindu, untuk kembali menyapa semesta
Makassar, 29/01/2017
Pesan:
"Alam tidak butuh penakluk; ia butuh penjaga yang berjalan dengan hati."
