Sajak Keberuntungan



Sering kali, dunia hanya melihat hasil akhir dan menyebutnya sebagai sebuah kebetulan atau keberuntungan semata. Namun malam ini, kita ingin menengok lebih dalam. Bahwa di balik setiap takdir baik yang berkilau, selalu ada kekuatan rahasia yang menempa—sebuah kesiapan yang dirawat dalam sunyi, dan ketangguhan yang menolak untuk menyerah.
Menyambut momentum dan langkah perjuangan kita, inilah: Sajak Keberuntungan.

Keberuntungan
By: Arif Agus Bege'h


Di bawah langit yang kerap merahasiakan tanda,
kita berjalan di atas garis yang fana.
Orang-orang melihat sebuah akhir yang gemilang,
lalu menyebutnya kebetulan yang datang bertandang.

Mereka tak melihat jejak kaki yang berdarah,
menolak takluk pada kata menyerah.
Sebab tuah tak pernah datang pada hati yang mati,
ia hanya singgah pada jiwa yang teguh menanti.

Bukan sekadar lemparan dadu di atas meja,
keberuntungan adalah buah dari kerja rahasia.
Ia adalah anak panah yang telah lama diraut,
menunggu busur ditarik tanpa ada rasa takut.

Ada ketajaman mata untuk membaca arah angin,
di antara pekat malam dan dingin yang menggigit batin.
Sebab peluang sering kali datang dengan menyamar,
menjadi rintangan yang membuat nyali bergetar.

Hanya mereka yang memiliki kekuatan bertahan,
yang mampu mengubah badai menjadi kawan.
Mengumpulkan sisa pecah batu di jalanan,
menjadikannya fondasi bagi sebuah bangunan.

Saat pintu gaib kesempatan terbuka sekejap,
ia yang bersiap tak lagi butuh meraba dalam gelap.
Tangan yang terampil langsung mendekap momentum,
mengubah sunyi menjadi bunga yang ranum.

Maka kilau nasib baik ini bukanlah sihir,
bukan pula hadiah cuma-cuma yang mengalir.
Ia adalah jabat tangan antara waktu dan kesiapan,
puncak tertinggi dari sebuah kekuatan yang disembunyikan.


Bahodopi Sul-Teng, 17/09/2025

AAB - Untuk Sang Putri Hujan

 


"Meski raga seseorang yang kita cintai telah tiada dan terpisahkan oleh dimensi yang berbeda (fana dan baka), rasa cinta dan kenangan yang ditinggalkan tidak akan pernah terkikis oleh waktu."

Untuk Sang Putri Hujan
By: Arif Agus Bege'h



Kelabu langit meluruhkan gerimis
membasahi tanah, menyalakan rindu
pada sebuah nama yang tak pernah kikis
menggema sunyi di ruang kalbu

Wahai Sang Putri Hujan...
kepergianmu meninggalkan senyap memanjang
di atas pusara basah air mata
jemari bertaut, doa-doa melangit lantang

Nisan beku ini saksi batin yang lara
bahwa rindu tak tersekat fana dan baka
kau adalah rintik penyejuk jiwa
meski raga kini gaib dari netra

Damailah engkau dalam keabadian
di dekap tenang tempat senyuman
biar untaian doa menjadi jembatan
penyimpul rindu yang takkan terputuskan


Morowali Sul-Teng, 12/09/2025

AAB - Alasan Bertahan


Di balik setiap lelah dan ketidakpastian yang kita hadapi dalam hidup, selalu ada alasan kuat yang membuat kita menolak untuk menyerah. Alasan itu sering kali mewujud pada senyuman orang-orang tercinta yang kita perjuangkan. Ketika arah dan masa depan tampak kabur seperti teka-teki, dan langkah kaki harus menembus derasnya hujan air mata, ingatlah bahwa ketulusan seorang pejuang tidak diukur dari seberapa mulus jalannya, melainkan dari keteguhan hatinya untuk terus melangkah demi mereka yang menjadi denyut nadinya.

Alasan Bertahan
(Putra Putriku)
By: Arif Agus Bege'h


Dua pasang mata menjadi jangkar
saat badai membuat arahku bertukar
mereka adalah denyut di dalam dada
alasan mutlak aku harus tetap ada

Cinta kini menjelma teka-teki
tak kupahami ke mana membawa kaki
arah dan tujuannya kabur di dalam kabut
namun genggaman ini tak akan luput

Meski hujan air mata menderas di langkahku,
membasahi jalanan yang penuh ragu
aku akan terus berjalan menembus sunyi
menepati sejuta harapan yang telah berjanji

Tak akan aku berhenti atau berbalik arah
meski letih merayap membujuk pasrah
sebab melangkah demi mereka adalah takdir
sebuah poros lurus yang tak akan berakhir

Hingga suatu saat di ujung masa nanti
ketika wujud cinta tak lagi kukenali
jejak hari-hariku akan menjadi saksi
mereka telah kuperjuangkan sepenuh hati


Bahodopi Sul-Teng, 09/09/2025