Archive for Mei 2023
Dari sudut sunyi Sulawesi, dari seorang yang kerap disebut penyair kampung... inilah sebuah kesaksian tentang kata yang murni, melawan riuhnya sandiwara.
Sebuah sajak: Dari Sudut Sunyi."
Sajak Dari Sudut Sunyi
By: Arif Agus Bege'h
Di sini, di tanah Sulawesi yang memeluk sunyi
Aku merajut bait dari basah tanah dan wangi bumi
Tak perlu sepasang kaki mengitari seluruh pulau
Jika setiap aksara mampu membuat jiwa terpukau.
Aku hanyalah penyair kampung tanpa nama besar
Menulis bukan demi tepuk tangan yang hingar-bingar
Bagiku, puisi adalah helaan napas yang jujur
Bukan komoditas yang digadaikan hingga lebur.
Kulihat mereka di seberang, di panggung-panggung megah
Bersolek kata, menanti undangan dengan wajah sumringah
Saling memuji dalam lingkaran kecil yang fana
Mengaku nasional, padahal hanya topeng belaka.
Itulah para penyair konspirasi, lahir dari akting bersama
Menciptakan ekosistem palsu demi sebuah nama
Mereka mengurasi rasa lewat kedekatan relasi
Bukan dari kedalaman kalbu yang suci.
Mereka butuh lampu sorot untuk terlihat bersinar
Mereka butuh podium untuk terdengar pintar
Padahal karyanya hampa, kering tanpa jiwa
Hanya akal-akalan komite yang penuh sandiwara.
Sementara di sini, di sudut terpencil yang senyap
Puisi lahir dari keringat dan air mata yang menyerap
Dari jeritan angin malam dan rintik hujan yang nyata
Tanpa distorsi industri, tanpa kepalsuan kata.
Biar mereka sibuk berebut tahta dan panggung ber AC
Aku tetap di sini, menjaga ketulusan yang murni
Sebab puisi sejati tak butuh restu para elit
Ia akan terbang bebas, menembus langit yang sempit.
Mamuju Sul-Bar, 05/05/2023