Archive for 2015
"Jadikanlah kekurangan pasanganmu sebagai cermin untuk mengenali gelap dan terang. Sebab, dengan saling memaafkan noda di dunia, kita sebenarnya sedang berjalan bersama menuju cinta yang murni kepada Sang Pemilik Cinta."
Jangan pernah berharap aku menganggapmu bidadari
apalagi malaikat yang suci tanpa noda dan dosa
sebab aku pun tak ingin kau mencintaiku hanya karena
belum kau temukan cela dan nista dalam jiwa ragaku
Jika kau bertanya hal yang sama seperti tanyaku padamu
aku mencintaimu justru karena engkau adalah tempat bermuaranya noda
ruang di mana dosa dan cela mampu menuntun kita mengenali gelap dan terang
hingga kita sampai pada kecintaan kepada Pemilik Cinta yang sebenarnya
Mencintaimu adalah mencintai cinta di tengah kesedihan
perindukanmu adalah merangkul rindu dalam linangan air mata
mendambakanmu bagai mengejar bahagia di sela penderitaan
dan menginginkanmu adalah merayakan kebersamaan dalam panjangnya penantian
Maka, maafkan aku jika mencintaimu
maafkan jika aku terus merindu dan mendamba
sebab hari ini
aku harus mengakhiri segala penandaan rasa ini
menghentikan hitungan rindu yang bising
menyudahi hitungan cinta yang seringkali pedih
serta menutup buku hitungan kesedihan dan penantian yang tak kunjung usai
Sebab pada akhirnya
segala yang berbilang harus menemukan ujungnya
dan seluruh hitungan rasa ini harus berhenti pada angka yang telah kita tentukan bersama
Masamba Sul-Sel, 18/03/2015
