Archive for Mei 2014



  • "Cinta yang dewasa bukan yang tidak pernah retak, melainkan yang bersedia membangun kembali istananya di atas puing-puing amarah dan ego yang telah diruntuhkan oleh maaf."

    Di Bawah Naungan Kata Sayang
    By: Arif Agus Bege'h


    Demi sebaris kata sayang yang kerap kita pertukarkan dalam sapa
    rebahkan penatmu malam ini, kekasih
    di dalam ruang mimpi
    bangunlah kembali istana kita
    yang sempat retak oleh badai amarah dan luluh lantah oleh ego yang buta

    Melalui kata sayang,
    kuyakin kau bersedia melarung sisa benci ke hulu sungai
    membiarkannya hanyut menuju muara kasih
    tempat gelombang asmara menanti
    lalu karam di palung rindu yang paling dalam
    terkubur sunyi
    hilang tak berjejak lagi

    Dengan sepucuk kata sayang darimu,
    kesedihan dan kebahagiaanku menemukan utuhnya.
    sebab apalah arti tawa tanpa air mata
    tanpamu
    rasa hanyalah pengembara yang kehilangan arah kompasnya

    Dengan seuntai kata sayang dariku,
    tepiskanlah kabut ragu yang menghalangi pandanganmu
    biarkan setiap desir angin menjadi napas bagi syair-syair rinduku
    kadang ia berdendang riuh
    kadang merintih dalam pilu
    menyeberangi jurang-jurang ketakutan yang kau ciptakan sendiri

    Sayang,
    jangan biarkan jarak menjadi jurang yang membelah kita
    jangan biarkan tembok tinggi tetap berdiri di antara dua raga
    runtuhkanlah pemisah itu dengan kelembutan
    hingga semesta mengakui
    pada siapa cinta sejati ini berpulang

    Sebab kata sayang adalah kesaksian
    bahwa cahaya kasih selalu lebih perkasa dari gelapnya murka
    meski harus bertarung dengan ego di dalam dada
    sayangmu tetaplah konstelasi bintang
    yang menuntun langkahku pulang


    Masamba Sul-Sel, 19/05/2014

    AAB - Di Bawah Naungan Kata Sayang

    0

  • Senyum Gadis Berkerudung Putih
    By: Arif Agus Bege'h



    Mungkin engkau tak serupa bidadari kahyangan

    sebab aku pun tak pernah tahu bagaimana rupa mereka

    namun meski tak secantik dongeng itu

    hadirmu sanggup membuat jantungku kehilangan nada di setiap denyutnya


    Saat senyummu hilang dari pandangan

    seketika aku kehilangan intonasi cintamu

    bagaikan puisi yang kehilangan rima

    meski maknanya sedalam samudera

    tak banyak yang sudi menyelam hingga ke dasarnya


    Bila esok puisiku mulai bernyanyi di telingamu

    itu karena cintamu telah lebih dulu tersenyum di hatiku

    hatimu dan hatiku adalah istana bagi kebesaran jiwa

    sebuah kekayaan bagi mereka yang memiliki kelembutan melebihi sutra


    Maka, bacalah bait-bait ini perlahan

    temukan bayang senyummu dalam setiap kata yang kutitipkan

    sebab puisi ini hanyalah lukisan sederhana

    tentang senyummu yang menetap di hatiku

    hanya untukmu, duhai gadis berkerudung putih



    Masamba Sul-Sel, 17/05/2014


    Pesan Bijak:

    "Kecantikan sejati tidak membutuhkan pembanding, karena ia terpancar dari kesederhanaan yang dibalut kesucian. Sebuah senyum yang tulus adalah rima terindah dalam puisi kehidupan."

    AAB - Senyum Gadis Berkerudung Putih

    0


  • "Rindu bukanlah penghalang, melainkan jembatan gaib yang menghubungkan dua jiwa. Jangan takut pada jarak, karena kenangan yang telah menyatu dalam doa tidak akan pernah bisa dirobek oleh tangan siapa pun, bahkan oleh waktu sekalipun."

    Di Balik Cadar Rindu
    By: Arif Agus Bege'h


    Di balik cadar rindu yang kian membalut
    aku mengintai raut wajahmu, kekasih
    wajah yang kekal menjadi pelita di palung sepi
    memancarkan secercah cahaya dari relung hati yang tulus
    menembus pekatnya jarak yang membentang


    Di balik rindu
    terhampar selembar kenangan yang kita rajut bersama
    sebuah riwayat lama yang enggan menjadi dongeng belaka
    namun selalu setia menghantarkan lelapmu
    menuntunmu pulang menuju mimpi-mimpi benderang
    tempat di mana aku dan kamu kembali menjadi satu


    Di balik rindu
    kau takkan pernah sanggup merobek lembar-lembar memori kita
    sebab tak seorang pun mampu mengeja baris-baris cinta yang pernah sejajar
    berjalin di antara derita dan bahagia dalam satu ruang hati
    sebuah ruang sunyi yang tak lagi butuh cahaya luar
    karena ia telah bersinar dari dalamnya sendiri


    Di balik rindu
    kulepaskan harapan bagi sebuah ungkapan yang tertunda
    sesuatu yang suatu hari nanti akan merekah dari dasar batin
    pada sebuah hari di mana aku tak lagi perlu bertanya
    sebab aku tahu, aku telah bersemayam abadi di nadimu


    Di balik setiap rindu yang berderu
    ada doa yang menggantung di antara dua hati yang belum menyatu
    sebuah penantian untuk meleburkan dua cahaya yang berbeda
    menjadi satu pendaran agung yang takkan lagi mengenal kata pisah


    Masamba Sul-Sel, 09/05/2014


    AAB - Di Balik Cadar Rindu

    0
  • - Copyright © Aspulut - Powered by Blogger -