Badai Di Balik Sapu Jagat

Badai Di Balik Sapu Jagat
By: Arif Agus Bege'h

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Bismillahirrahmanirrahim
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, waqina 'adzabannar.

Dengan nama-Mu aku melangkah,
Sang Pengalir Samudra Kasih, Sang Peneduh Jiwa dalam Dekapan Sayang.

Ya Tuhan Pencipta Semesta
hamparkanlah indahnya sekuntum bahagia di taman dunia kami,
dan binalah mahligai damai abadi di akhirat nanti
jagalah jiwa-jiwa yang rapuh ini
bentengilah kami dari jilatan api neraka yang menyala

Kini hamba mengadu hanya kepada-Mu:
bagaimana di dunia ini aku bisa tenang dengan kebahagiaan ini, ya Allah?
bagaimana?

Seorang hamba datang bersimpuh di hadapan-Mu
hadir sebagai pemandu syariat
pemandu tarikat
pemandu hakikat
dan pemandu makrifat

Sedangkan di luar sana
mereka menantangku dengan syariat
menghujamku dengan tarikat
menyayatku dengan hakikat
bahkan tak ragu mengancam dan berniat membunuhku dengan makrifat
bagaimana aku bisa tenang dengan kebahagiaan ini, ya Tuhanku?
bagaimana?

Lalu kami datang sebagai pemandu huruf dan angka
pemandu kata dan kalimat
pemandu tulis dan baca
menjadi pemandu adalah kebahagiaan yang kuukir dalam mimpi sejak kecil

Tetapi mereka kembali datang
menantangku dengan huruf
menghujamku dengan angka-angka
menyayatku dengan kata-kata
serta tak ragu mengancam dengan kalimat yang mereka tulis dan bacakan
di hadapan para kekasih-Mu
atau mungkin langsung di hadapan-Mu
bagaimana aku bisa bahagia dalam ketenangan ini
ya Tuhanku?
bagaimana?

Kami pun datang
belajar menenangkan diri melalui syiar, syair, puisi, dan sajak
menumpahkan segala resah yang selalu menghalangi bahagia masuk ke kalbu

Tapi mereka justru menganggapku musuh
atau mungkin mereka lupa
aku ini baru hendak belajar menulis
butuh teman seiring jalan bukan lawan yang harus diperangi

Jika setiap langkah yang kuambil selalu berbenturan
lalu bagaimana aku bisa menemukan ketenangan?
bagaimana aku bisa merengkuh kebahagiaan?
atau memang tak pernah ada ketenangan
dan kebahagiaan sejati di dunia ini

Doa sapu jagat kulangitkan
sebagai jalan menuju bahagia
rupanya menyimpan badai
bisa melumat damai jiwa yang lain

Di balik pekatnya noda dan hanyutnya dosa
aku bersimpuh, ya Allah
kuatkan aku ya Rabb
kokohkan tiang ikhlas di palung sukmaku
agar jemariku tak lagi gemetar saat membalik lembar demi lembar
alur naskah agung yang mengalir dalam takdir-Mu

Semoga Rahmat-Nya senantiasa memelukku
meluruhkan riuh di antara buruk dan baik yang kerap beradu
agar hati kembali sunyi
menemukan damai dalam rengkuhan-Nya yang Satu

Aamiin.


Mamuju Sul-Bar, 27/11/2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar