Archive for Mei 2012

  • Kenangan Permata Hidup
    By: Arif Agus Bege'h


    Seutas tali terpotong tiga
    tercelup dalam pekat kopi semusim
    tak langsung basah
    namun perlahan peluh menyapa
    hingga kenangan teraduk
    dalam ganasnya musim dan waktu

    Sayang
    terlalu puitis jika sekadar mengenalmu
    namun terlampau fiksi
    jika mencoba mengabaikanmu
    engkau adalah sisa kehidupan
    yang memilih tetap utuh
    tak menguap oleh terik
    tak memuai oleh jarak
    pun tak berkarat bagai intan di palung samudera

    Duhai kenanganku...
    masihkah kau sembunyi
    dalam tinta penaku yang membeku
    Meski diam
    ujungnya tetap runcing
    melukai siapa saja yang datang bertamu
    maka mendekatlah
    dekaplah bayanganku
    agar aku tak lagi terpenjara
    dalam sunyi yang membatu

    Wahai kenanganku...
    masihkah kau menjerit
    di sudut sepiku yang paling palung?
    menjelmalah pada setiap sosok
    yang kutemui di persimpangan
    Sebab aku tahu
    kau adalah bagian nadi yang takkan sanggup terpisah lagi

    Kaulah lembar-lembar memori
    tak satu pun mampu menjangkau
    kecuali aku
    meski jejakmu kian menjauh

    Kaulah permata dalam ingatan
    tak satu pun mampu menghadirkanmu kembali
    selain aku
    meski rupamu kian lusuh dimakan hari

    Jangan pernah berhenti menyalakan harapan
    sebab kaulah satu-satunya muara
    permata hidup bagi seorang pecinta sejati


    Masamba Sul-Sel, 31/05/2012

    AAB : Kenangan Permata Hidup

    0


  • "Seperti embun, ketulusan tidak perlu berisik. Ia datang diam-diam di antara pekatnya malam, hanya untuk memberi kesejukan pada hati yang membuka diri di pagi hari. Sabar menanti malam berganti pagi, demi sekadar membasuh luka dengan sejuknya pesan embun. Luapan gerah akan selalu menemukan muara kesejukannya, asal hati tetap bersedia membuka diri."

    Pesan Embun
    By: Arif Agus Bege'h

    Semalam
    sejuk menjadi rahasiamu
    tabir pagi menjadi saksi
    pertemuan embun jiwamu
    di sela daun dan rerumputan

    Meski harus menanti malam berganti
    aku setia menunggu pesan embun
    bukti luapan gerah berujung sejuk
    pada hati terbuka di awal hari.


    Sukamaju Luwu Utara, 28/05/2012


    AAB - Pesan Embun

    0
  •  



    Tempat Sampah Cinta
    By: Arif Agus Bege'h


    mau tidak mau
    kita harus menyiapkan tempat sampah di hati
    jika tidak
    kemana kita akan membuang sampah-sampah cinta
    sampah sampah rindu
    virus-virus cinta
    virus-virus rindu
    dan kotoran-kotoran rindu
    juga kotoran-kotoran cinta lainnya?

    benarlah kata mereka
    buanglah sampah pada tempatnya
    maka, buanglah cintamu di hatiku sayang
    meski cintamu dianggap sampah
    meski cintamu bervirus
    meski cintamu kotor

    tahukah engkau sayang
    semua itu karena dunia semakin gila
    membuang cinta sembarang tempat

    jika kalian tak percaya
    maka kalian tak punya hati


    Palopo Sul-Sel, 10/05/2012 19:32

    AAB - Tempat Sampah Cinta

    0


  • "Adakalanya merelakan bukan berarti kita kalah atau berhenti peduli. Itu hanya cara terbaik untuk menjaga hati agar tidak hancur oleh ekspektasi yang kita bangun sendiri. Biarlah waktu yang mendewasakan rasa."

    Saat Kuberharap
    By: Arif Agus Bege'h


    Seyogianya aku jatuh pada pesona cintamu
    tapi biarlah
    kau memang tak pernah menarikku
    ke dalam palung hatimu yang paling sunyi
    meskipun aku teramat ingin meraba kelembutan itu

    Tapi biarlah
    takkan ada jiwa yang bisa masuk
    jika kau tak menitipkan celah

    Maka biarkan saja
    perasaanku karam di dada
    hingga saat kau tak lagi sanggup
    memikul beban hidup tanpa kekasih

    Tanpa kekasih
    langkah terasa berat
    tanpa hati
    semua menjadi mati

    Sekali lagi
    izinkan aku menjadi penjaga hatimu
    sebab bersamamu
    hidup tanpa beban akan terasa abadi

    Saat kuberharap
    jangan tunjukkan fatamorgana
    namun biarkan hatimu yang meluruh
    memenuhi harapanku


    Sukamaju Luwu Utara, 07/05/2012

    AAB - Saat Kuberharap

    0
  • - Copyright © Aspulut - Powered by Blogger -