"Seperti embun, ketulusan tidak perlu berisik. Ia datang diam-diam di antara pekatnya malam, hanya untuk memberi kesejukan pada hati yang membuka diri di pagi hari. Sabar menanti malam berganti pagi, demi sekadar membasuh luka dengan sejuknya pesan embun. Luapan gerah akan selalu menemukan muara kesejukannya, asal hati tetap bersedia membuka diri."
Pesan Embun
By: Arif Agus Bege'hSemalam
sejuk menjadi rahasiamu
tabir pagi menjadi saksi
pertemuan embun jiwamu
di sela daun dan rerumputan
Meski harus menanti malam berganti
aku setia menunggu pesan embun
bukti luapan gerah berujung sejuk
pada hati terbuka di awal hari.
Sukamaju Luwu Utara, 28/05/2012
