"Rindu bukanlah penghalang, melainkan jembatan gaib yang menghubungkan dua jiwa. Jangan takut pada jarak, karena kenangan yang telah menyatu dalam doa tidak akan pernah bisa dirobek oleh tangan siapa pun, bahkan oleh waktu sekalipun."
By: Arif Agus Bege'h
Di balik cadar rindu yang kian membalut
aku mengintai raut wajahmu, kekasih
wajah yang kekal menjadi pelita di palung sepi
memancarkan secercah cahaya dari relung hati yang tulus
menembus pekatnya jarak yang membentang
aku mengintai raut wajahmu, kekasih
wajah yang kekal menjadi pelita di palung sepi
memancarkan secercah cahaya dari relung hati yang tulus
menembus pekatnya jarak yang membentang
Di balik rindu
terhampar selembar kenangan yang kita rajut bersama
sebuah riwayat lama yang enggan menjadi dongeng belaka
namun selalu setia menghantarkan lelapmu
menuntunmu pulang menuju mimpi-mimpi benderang
tempat di mana aku dan kamu kembali menjadi satu
terhampar selembar kenangan yang kita rajut bersama
sebuah riwayat lama yang enggan menjadi dongeng belaka
namun selalu setia menghantarkan lelapmu
menuntunmu pulang menuju mimpi-mimpi benderang
tempat di mana aku dan kamu kembali menjadi satu
Di balik rindu
kau takkan pernah sanggup merobek lembar-lembar memori kita
sebab tak seorang pun mampu mengeja baris-baris cinta yang pernah sejajar
berjalin di antara derita dan bahagia dalam satu ruang hati
sebuah ruang sunyi yang tak lagi butuh cahaya luar
karena ia telah bersinar dari dalamnya sendiri
kau takkan pernah sanggup merobek lembar-lembar memori kita
sebab tak seorang pun mampu mengeja baris-baris cinta yang pernah sejajar
berjalin di antara derita dan bahagia dalam satu ruang hati
sebuah ruang sunyi yang tak lagi butuh cahaya luar
karena ia telah bersinar dari dalamnya sendiri
Di balik rindu
kulepaskan harapan bagi sebuah ungkapan yang tertunda
sesuatu yang suatu hari nanti akan merekah dari dasar batin
pada sebuah hari di mana aku tak lagi perlu bertanya
sebab aku tahu, aku telah bersemayam abadi di nadimu
kulepaskan harapan bagi sebuah ungkapan yang tertunda
sesuatu yang suatu hari nanti akan merekah dari dasar batin
pada sebuah hari di mana aku tak lagi perlu bertanya
sebab aku tahu, aku telah bersemayam abadi di nadimu
Di balik setiap rindu yang berderu
ada doa yang menggantung di antara dua hati yang belum menyatu
sebuah penantian untuk meleburkan dua cahaya yang berbeda
menjadi satu pendaran agung yang takkan lagi mengenal kata pisah
ada doa yang menggantung di antara dua hati yang belum menyatu
sebuah penantian untuk meleburkan dua cahaya yang berbeda
menjadi satu pendaran agung yang takkan lagi mengenal kata pisah
Masamba Sul-Sel, 09/05/2014
