Mungkin engkau tak serupa bidadari kahyangan
sebab aku pun tak pernah tahu bagaimana rupa mereka
namun meski tak secantik dongeng itu
hadirmu sanggup membuat jantungku kehilangan nada di setiap denyutnya
Saat senyummu hilang dari pandangan
seketika aku kehilangan intonasi cintamu
bagaikan puisi yang kehilangan rima
meski maknanya sedalam samudera
tak banyak yang sudi menyelam hingga ke dasarnya
Bila esok puisiku mulai bernyanyi di telingamu
itu karena cintamu telah lebih dulu tersenyum di hatiku
hatimu dan hatiku adalah istana bagi kebesaran jiwa
sebuah kekayaan bagi mereka yang memiliki kelembutan melebihi sutra
Maka, bacalah bait-bait ini perlahan
temukan bayang senyummu dalam setiap kata yang kutitipkan
sebab puisi ini hanyalah lukisan sederhana
tentang senyummu yang menetap di hatiku
hanya untukmu, duhai gadis berkerudung putih
Masamba Sul-Sel, 17/05/2014
Pesan Bijak:
"Kecantikan sejati tidak membutuhkan pembanding, karena ia terpancar dari kesederhanaan yang dibalut kesucian. Sebuah senyum yang tulus adalah rima terindah dalam puisi kehidupan."
