"Jangan biarkan kenangan menjadi tuan yang menyeret langkahmu. Jadilah pemburu kenyataan, meski harus melewati perjalanan hujan dan airmata."
Saat Mengejar Harapan
By: Arif Agus Bege'h
Selama mentari masih menatap
kita adalah tuan dari kenangan
namun jika ia menyeretmu pergi
kau hanyalah bayang-bayang kosong
dalam perjalanan hujan dan airmata
sebab saat mentari menjadi harapan
kita adalah pemburu yang menelan kenyataan
jangan menjadi pengecut yang lari
hingga harapan menjelma aral melintang
Bacalah kenangan
tembusilah kenyataan
sebab di sana
harapan menanti untuk dikejar
Bulukumba Sul-Sel, 05/07/2012
AAB - Saat Mengejar Harapan
0"Ada kalanya rindu paling jujur adalah rindu yang harus kita telan sendiri, demi menjaga sisa harga diri yang masih kita miliki. Jangan biarkan rindumu jatuh di tempat yang salah. Jika ia tak dihargai, simpanlah kembali dalam diammu. Lebih baik tersedak rindu sendiri daripada terhina karena mengharap pada hati yang tak lagi peduli."
By: Arif Agus Bege'h
Telan saja kembali rindumu
sebelum engkau tersungkur
terhina karenanya
Jika kau biarkan rindu itu meluap tanpa arah
atau terpaksa kau lepaskan karena tak lagi tertahan
yakinlah
ia hanya akan membentur ruang kosong
atau sekadar menyentuh bagian terluar dari tubuh yang kau puja
Gleg...
Rindu yang terhina memang pahit
namun ia harus sanggup kau telan sendiri
dalam sunyi.
Rawamangun Luwu Utara,
30/06/2012
AAB - Rindu Terhina
0 "Jangan biarkan harapan luruh menjadi sunyi hanya karena kita terlalu lama menunggu waktu yang tepat untuk melangkah. Jangan menunggu hujan reda jika tujuanmu adalah hatiku. Sebab kehangatan sejati tidak ditemukan saat badai berhenti, tapi saat kita berani menerjangnya bersama."
Hati Menunggu
By: Arif Agus Bege'h
By: Arif Agus Bege'h
Sayang, dengarlah...
guruh mulai mengumandangkan amarah
hujan telah meluncurkan serangan
tepat saat hatiku menantimu
masihkah kau terpaku menunggu reda
bersama tangis yang enggan usai?
sementara di sini
aku masih setia mengeja namamu
berlarilah segera
Jangan biarkan aku terlelap
hanya karena penantian yang menjemukan
jangan biarkan tubuhmu dijamah petir
meski harus kau terjang tajamnya hujan
sebab aku tak ingin pintu rumah ini tertutup rapat kembali
hanya karena harapan yang perlahan luruh menjadi sunyi
sebab hatiku
takkan pernah sehangat ini lagi
Jangan biarkan, Sayang... jangan...
uap dari teh hangat ini akan segera lesap ditelan udara
secangkir teh hanya mampu memeluk tubuhmu sesaat saja
namun kehangatan yang abadi
telah kusiapkan di palung hati
Maka datanglah
jangan biarkan rasa ini membeku dalam penantian
Tubuh boleh saja menggigil kedinginan
namun hati harus tetap menyala dan menghangatkan
sebab itu, jangan pernah menunggu hujan reda
jika muara perjalananmu adalah hatiku
Rawamangun Luwu Utara, 10/06/2012
AAB - Hati Menunggu
0"Rindu adalah pengkhianat paling menakutkan; ia menyerang tanpa senjata, tapi meruntuhkan tanpa sisa."
By: Arif Agus Bege'h
Bagai gempuran musuh dan wabah diam-diam
rindu adalah pengkhianat paling menakutkan
saat ia merasuki kesadaran
hanya ada perih
dan air mata sebagai saksi
AAB - Diserang Rindu
0"Hujan tidak hanya membawa air, ia membawa pesan: bahwa dalam canda yang paling ringan pun, tersimpan pengingat tentang hakikat kematian dan keabadian."
By: Arif Agus Bege'h
Aku bercanda bersama hujan
menertawakan duka yang tak lagi menderas
iramanya menitip pesan pada atap sunyi
di rumah yang diam dari tangis anak-anak
Jangan terpikat lambaian laut
samudera cinta itu simfoni maut
ia akan membelenggumu jadi pengikut setia
atau menyerahkanmu pada ganasnya sunyi
Tetaplah murni, wahai hujan
lahir dari titah langit dan amin doa
miliki bening jiwa sejernih tetesanmu
itulah rahasia di balik candamu
Jangan mengukir lara di atas tangis sesama
sebab serapah langit bisa menyumbat rindumu pada-Nya
namun, tamparlah mereka yang buta akan derita saudara
yang lalai karena memuja bahagia di atas takhta egonya sendiri
Rawamangun Luwu Utara, 03/06/2012
AAB : Pesan Hujan Dalam Candanya
0Kenangan Permata Hidup
By: Arif Agus Bege'hSeutas tali terpotong tiga
tercelup dalam pekat kopi semusim
tak langsung basah
namun perlahan peluh menyapa
hingga kenangan teraduk
dalam ganasnya musim dan waktu
Sayang
terlalu puitis jika sekadar mengenalmu
namun terlampau fiksi
jika mencoba mengabaikanmu
engkau adalah sisa kehidupan
yang memilih tetap utuh
tak menguap oleh terik
tak memuai oleh jarak
pun tak berkarat bagai intan di palung samudera
Duhai kenanganku...
masihkah kau sembunyi
dalam tinta penaku yang membeku
Meski diam
ujungnya tetap runcing
melukai siapa saja yang datang bertamu
maka mendekatlah
dekaplah bayanganku
agar aku tak lagi terpenjara
dalam sunyi yang membatu
Wahai kenanganku...
masihkah kau menjerit
di sudut sepiku yang paling palung?
menjelmalah pada setiap sosok
yang kutemui di persimpangan
Sebab aku tahu
kau adalah bagian nadi yang takkan sanggup terpisah lagi
Kaulah lembar-lembar memori
tak satu pun mampu menjangkau
kecuali aku
meski jejakmu kian menjauh
Kaulah permata dalam ingatan
tak satu pun mampu menghadirkanmu kembali
selain aku
meski rupamu kian lusuh dimakan hari
Jangan pernah berhenti menyalakan harapan
sebab kaulah satu-satunya muara
permata hidup bagi seorang pecinta sejati
Masamba Sul-Sel, 31/05/2012
AAB : Kenangan Permata Hidup
0"Seperti embun, ketulusan tidak perlu berisik. Ia datang diam-diam di antara pekatnya malam, hanya untuk memberi kesejukan pada hati yang membuka diri di pagi hari. Sabar menanti malam berganti pagi, demi sekadar membasuh luka dengan sejuknya pesan embun. Luapan gerah akan selalu menemukan muara kesejukannya, asal hati tetap bersedia membuka diri."
Pesan Embun
By: Arif Agus Bege'hSemalam
sejuk menjadi rahasiamu
tabir pagi menjadi saksi
pertemuan embun jiwamu
di sela daun dan rerumputan
Meski harus menanti malam berganti
aku setia menunggu pesan embun
bukti luapan gerah berujung sejuk
pada hati terbuka di awal hari.
Sukamaju Luwu Utara, 28/05/2012
AAB - Pesan Embun
0Tempat Sampah Cinta
By: Arif Agus Bege'h
mau tidak mau
kita harus menyiapkan tempat sampah di hati
jika tidak
jika tidak
kemana kita akan membuang sampah-sampah cinta
sampah sampah rindu
virus-virus cinta
virus-virus rindu
dan kotoran-kotoran rindu
sampah sampah rindu
virus-virus cinta
virus-virus rindu
dan kotoran-kotoran rindu
juga kotoran-kotoran cinta lainnya?
benarlah kata mereka
buanglah sampah pada tempatnya
maka, buanglah cintamu di hatiku sayang
meski cintamu dianggap sampah
meski cintamu bervirus
meski cintamu kotor
tahukah engkau sayang
semua itu karena dunia semakin gila
membuang cinta sembarang tempat
jika kalian tak percaya
maka kalian tak punya hati
Palopo Sul-Sel, 10/05/2012 19:32
benarlah kata mereka
buanglah sampah pada tempatnya
maka, buanglah cintamu di hatiku sayang
meski cintamu dianggap sampah
meski cintamu bervirus
meski cintamu kotor
tahukah engkau sayang
semua itu karena dunia semakin gila
membuang cinta sembarang tempat
jika kalian tak percaya
maka kalian tak punya hati
Palopo Sul-Sel, 10/05/2012 19:32
AAB - Tempat Sampah Cinta
0"Adakalanya merelakan bukan berarti kita kalah atau berhenti peduli. Itu hanya cara terbaik untuk menjaga hati agar tidak hancur oleh ekspektasi yang kita bangun sendiri. Biarlah waktu yang mendewasakan rasa."
Saat Kuberharap
By: Arif Agus Bege'h
Seyogianya aku jatuh pada pesona cintamu
tapi biarlah
kau memang tak pernah menarikku
ke dalam palung hatimu yang paling sunyi
meskipun aku teramat ingin meraba kelembutan itu
Tapi biarlah
takkan ada jiwa yang bisa masuk
jika kau tak menitipkan celah
Maka biarkan saja
perasaanku karam di dada
hingga saat kau tak lagi sanggup
memikul beban hidup tanpa kekasih
Tanpa kekasih
langkah terasa berat
tanpa hati
semua menjadi mati
Sekali lagi
izinkan aku menjadi penjaga hatimu
sebab bersamamu
hidup tanpa beban akan terasa abadi
Saat kuberharap
jangan tunjukkan fatamorgana
namun biarkan hatimu yang meluruh
memenuhi harapanku
Sukamaju Luwu Utara, 07/05/2012





