• "Jangan menyesal jika kejujuranmu melukai mereka; sebab terkadang, kebenaran adalah satu-satunya obat yang mampu menyadarkan jiwa dari candu kebohongan yang mematikan."

    Topeng Yang Rapuh
    By: Arif Agus Bege'h


    Kejujuran adalah pedang bermata dua
    ia memangkas duri di jalan yang benar
    namun seringkali melukai mereka yang terbiasa
    mencari kenyamanan di balik topeng yang samar

    Bagi mereka
    kebenaran adalah badai yang mengusik
    menghancurkan istana pasir yang dibangun dari dusta
    mereka memilih menelan madu yang beracun
    daripada mencicipi pahitnya kenyataan yang menjaga jiwa

    Engkau memberinya cermin yang jernih
    namun ia lebih suka bayangan yang menipu
    dunia yang kau tawarkan terasa terlalu perih
    karena meruntuhkan segala khayal yang semu

    Mereka membutuhkan dusta sebagai penopang
    agar hari-harinya tetap terasa hangat di dada
    sebab saat kejujuran datang menerjang
    runtuhlah semua kenyamanan yang mereka jaga

    Karena pada akhirnya,
    Ada hati yang enggan melihat dunia apa adanya;
    Mereka hanya ingin dunia yang membenarkan,
    Segala keinginan yang mereka sembunyikan.


    Masamba Sul-Sel, 11/11/2025 

    AAB - Topeng Yang Rapuh

    0
  •  


    "Meski raga seseorang yang kita cintai telah tiada dan terpisahkan oleh dimensi yang berbeda (fana dan baka), rasa cinta dan kenangan yang ditinggalkan tidak akan pernah terkikis oleh waktu."

    Untuk Sang Putri Hujan
    By: Arif Agus Bege'h



    Kelabu langit meluruhkan gerimis
    membasahi tanah, menyalakan rindu
    pada sebuah nama yang tak pernah kikis
    menggema sunyi di ruang kalbu

    Wahai Sang Putri Hujan...
    kepergianmu meninggalkan senyap memanjang
    di atas pusara basah air mata
    jemari bertaut, doa-doa melangit lantang

    Nisan beku ini saksi batin yang lara
    bahwa rindu tak tersekat fana dan baka
    kau adalah rintik penyejuk jiwa
    meski raga kini gaib dari netra

    Damailah engkau dalam keabadian
    di dekap tenang tempat senyuman
    biar untaian doa menjadi jembatan
    penyimpul rindu yang takkan terputuskan


    Morowali Sul-Teng, 12/09/2025

    AAB - Untuk Sang Putri Hujan

    0

  • "Jangan pernah berharap pada perubahan jika kita masih memelihara pelaku yang sama. Sebab untuk membangun keadilan yang sejati, kita harus berani meruntuhkan tirani hingga ke akar-akarnya.

    Runtuhnya Tirani
    By: Arif Agus Bege'h


    Sejarah tak pernah ditulis tenang
    ia basah oleh peluh dan darah
    sistem yang kokoh membatu
    menjadi tirani yang menindas waktu

    Wajah-wajah itu masih sama
    menjaga takhta dalam sandiwara
    mereka karang
    kita arusnya
    harus runtuh sampai ke akarnya

    Tak ada guna menambal bejana
    jika retak sudah di jiwa
    perlawanan bukan lagi pilihan
    melainkan jalan menuju pembebasan

    Tuntas adalah harga mati
    agar fajar tak lagi tersembunyi
    runtuhkan yang lama dan busuk
    bangun keadilan
    meski harus menusuk.


    Morowali Sul-Teng, 30/08/2025

    AAB - Runtuhnya Tirani

    0


  • "Jangan menyesali rute yang salah, karena setiap tikungan adalah guru bagi sang pengemudi. Kedewasaan bukanlah tentang ke mana kendaraan itu melaju, melainkan tentang seberapa tenang hati kita saat memegang kendali di tengah badai."

    Sang Pengemudi Waktu
    By: Arif Agus Bege'h


    Tubuh ini hanyalah raga yang diam
    namun kepribadian adalah ruh yang bergerak
    ia sang pengemudi yang menempuh jalan
    melewati terjalnya usia dan curamnya pengalaman

    Kita tak pernah benar-benar sampai
    karena setiap kilometer mengubah cara pandang
    pengemudi hari ini bukan lagi diri yang dulu
    ia telah ditempa oleh badai dan teduhnya senja

    Tak perlu mencari kemiripan di jalanan
    sebab setiap jiwa memiliki peta yang unik
    biarkan dirimu melaju dengan caramu sendiri
    karena keindahan perjalanan terletak pada kendali yang berani


    Morowali Sul-Teng, 17/08/2025 

    AAB - Sang Pengemudi Waktu

    0
  •  


    "Saat kita berkata 'kesabaran ada batasnya', sebenarnya kita sedang menutup pintu-pintu rezeki. Sebab rezeki mencari jiwa yang sanggup meluaskan cakrawala hati."

    Fatamorgana Sebuah Batas
    By: Arif Agus Bege'h


    Sabar bukan bejana terbatas
    bukan pula titik yang lekas tumpah
    batas itu hanyalah fatamorgana
    garis ego yang kita lukis sendiri

    Saat kau sebut sabar berbatas
    kau sedang mengunci pintu rezeki
    sebab berkah enggan memeluk jiwa
    yang berhenti di tepian lelah

    Rezeki mencari hati yang luas
    menunggu sabar yang tak bertepi
    bukan untuk mereka yang menyerah
    saat ujian datang menyapa diri

    Kesabaran adalah perjalanan panjang
    bukan pemberhentian yang semu
    meluaslah melampaui logika sempit
    agar semesta memberi jalan pulang

    Jangan batasi sabarmu hari ini
    karena setiap inci yang kau luaskan
    adalah pintu berkah yang terbuka
    membuka jalan bagi rezeki tak terduga


    Batas Sulsel - Sulteng, 11/07/2025

    AAB - Fatamorgana Sebuah Batas

    0

  • "Janganlah menilai seseorang hanya dari seberapa besar keberaniannya dalam mengambil risiko. Nilailah ia dari seberapa besar keberaniannya untuk mengakui kesalahan dan memperbaiki keadaan saat pilihannya tidak berjalan sesuai rencana. Keberanian yang sejati tidak lari saat ia salah; ia berdiri, menerima, dan belajar."

    Bukan Sekadar Berani
    By: Arif Agus Bege'h


    Di rimba nasib yang liar dan buta
    keberanian hanyalah gerak naluri
    melompat tanpa tanya menerjang tanpa jeda
    seperti binatang yang tak kenal hari nanti
    hanya lapar dan ingin yang membakar diri

    Namun menjadi manusia adalah soal lain
    tentang berdiri tegak saat badai menghantam
    bukan sekadar berani memecah batin
    tapi berani memeluk luka yang terpendam
    dan menanggung beban di tengah malam yang kelam

    Sebab keberanian tanpa pikul tanggung jawab
    hanyalah debu yang diterbangkan angin sesaat
    tampak gagah di permukaan namun kosong di jawab
    menyisakan puing penyesalan yang terpahat
    pada jejak kaki yang hilang sebelum sempat melihat

    Kita adalah pengemudi atas pilihan sendiri
    keberanian hanyalah akselerasi di atas aspal
    tapi tanggung jawablah yang menjaga kemudi
    agar tak karam di jurang yang paling dangkal
    saat ego berteriak
    namun nurani harus menangkal

    Maka jika kau tanya apa itu sejati berani
    ia bukan tentang siapa yang paling cepat melaju
    tapi siapa yang tersisa berdiri di ujung sini
    ketika konsekuensi menagih janji yang dulu terpaku
    berani berbuat
    berani menanggung restu waktu


    Palopo Sul-Sel, 07/04/2025

    AAB - Bukan Sekedar Berani

    0


  • "Hidup tidak menunggu kita selesai berlari. Ia hanya ada saat kita berhenti sejenak, duduk, dan menyadari keberadaan kita sendiri."

    Seduh
    By: Arif Agus Bege'h


    Kemarin telah terkunci rapat
    bersama luka dan sisa hujan yang luruh
    hari ini
    aku hanya menyeduh waktu
    menerima pahit dan harum yang bersetubuh

    Perjalanan tak perlu digenggam erat
    biarkan retak di jiwa memantul
    sebab hidup dalam segala retak dan napasnya
    hanya benar-benar ada saat kita menyadarinya


    Masamba Sul-Sel, 01/02/2025 

    AAB - Seduh

    0
  • "Jangan takut tersesat di tengah rimba kehidupan. Kadang, justru di tempat yang paling sunyi, kita menemukan diri kita yang sebenarnya."

    Terikat Air Mata
    By: Arif Agus Bege'h


    Laut selalu tahu cara pulang ke pelukan pantai
    seperti aku yang terikat pada langkahmu yang usai
    sumpah ini karam
    tenggelam di balik cakrawala
    tak lagi bicara tentang temu yang ada hanya sisa luka

    Ombak memecah sunyi menjadi kepingan rindu
    menyapu pasir yang kini hanya menyimpan debu
    kita adalah sepasang saksi di bibir samudra
    yang menolak beranjak meski diterjang dahaga

    Airmata tak pernah benar-benar mengering
    ia menggenang
    menjadi laut yang paling hening
    menampung asinnya janji yang dulu kita rangkai
    sebelum akhirnya waktu membuat kita terurai

    Cintaku adalah jangkar yang patah di kedalaman
    abadi, meski tak pernah sampai pada pelabuhan
    ia tetap setia dalam dekapan malam yang dingin
    seperti doa yang luput dari pendengaran angin

    Sebab di sini
    di antara pantai dan laut yang pilu
    airmata adalah satu-satunya bahasa tentangmu
    Ia tidak usai
    ia hanya diam dalam keabadian
    menjadikan perpisahan sebagai satu-satunya tujuan


    Pantai Padapu Sul-Teng, 06/01/2025

    AAB - Terikat Air Mata

    0


  • "Keserakahan akan produktivitas adalah bentuk pengabaian terhadap diri sendiri. Menuruti kesenangan tanpa mengenal batas, pada akhirnya akan meminta pertanggungjawaban dari tubuh kita di masa tua."

    Jejak yang Menagih
    By: Arif Agus Bege'h


    Jemari Ibu
    saksi rajin yang tak pernah lelah
    merajut kasih di atas kain dan mesin tua
    Lentik
    ayu
    tanpa keluh dalam setia

    Kini jemariku menagih haknya
    Setelah puluhan tahun kupacu dalam ambisi
    memasak
    menulis
    bermain musik tanpa henti

    Dokter menyebutnya overused
    aku menyebutnya saksi dari keserakahan diri
    menyelesaikan banyak hal lupa menabung sunyi

    Kini kutahu
    hobi memang memanjakan jiwa
    namun tubuh juga perlu jeda
    agar masa tua tak sekadar sisa
    tapi sisa yang berharga


    Masamba Sul-Sel, 01/01/02025 

    AAB - Jejak Yang Menagih

    0
  • - Copyright © Aspulut - Powered by Blogger -