•  


    Mata Angin Persatuan
    By: Arif Agus Bege'h


    PANCASILA ADALAH CERMIN EGO YANG MELUNAK!
    Sebuah ruang tempat kepala-kepala batu menunduk takzim
    tempat amarah dan keserakahan diredam oleh rasa yang rukun
    Ia mengingatkan kita bahwa di Indonesia
    'AKU' baru akan bermakna jika ia meluhur menjadi 'KITA'!

    Sebab apalah arti sebatang lidi tanpa ikatan?
    apalah arti sekerat batu tanpa fondasi bangunan?
    di tanah ini
    kemegahan diri adalah kesia-siaan
    jika saudaramu masih merangkak dalam ketertinggalan

    PANCASILA ADALAH KOMPAS!
    Penunjuk arah ketika peta dunia mulai buram dan bias
    pemberi sauh ketika ombak modernitas menghantam cadas
    agar bangsa ini TIDAK kehilangan arah di tengah badai zaman!
    menolak karam
    menolak tunduk pada perpecahan

    Mari rapatkan barisan luruskan pandangan
    memastikan kita TETAP BERJALAN BERIRINGAN
    bukan sebagai asing yang saling mengancam
    melainkan dengan hati yang damai
    dan harmoni yang TERJAGA!


    Masamba Sul-Sel, 01/06/2026

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • - Copyright © Aspulut - Powered by Blogger -