"Jangan pernah malu dengan retakan pada jiwamu; retakan itulah yang membuat cahaya akhirnya bisa memantul keluar untuk dilihat dunia."
Belantara Retak
By: Arif Agus Bege'h
Suasana telah menjadi hitam
berjalanlah melalui lorong belakang
dan jiwa-jiwa tidak akan tahu
apa yang telah kita simpan dalam bimbang
Mereka masih sibuk membicarakan pekat
dan di antara kita telah saling memahami
tak perlu risau oleh waktu yang mencelat
sebab cerita tetap akan sampai meski di dalam sunyi
Namun lihatlah
lampu sorot kini menyala
membongkar habis topeng yang kita bawa
kita bukan lagi pemenang yang bersembunyi dalam ragu
sebab kebenaran adalah gema yang paling lantang
ia tak lagi butuh bayang
ia ingin berdiri telanjang
Lusa dan belasan perjalanan waktu kemudian
yang semula terlihat akhirnya menjadi belantara
tempat di mana setiap cela yang merayap
kini memantul menjadi retakan yang merdeka
Cepat
segera
saatnya
semua akan terbaca dengan sendirinya
Masamba Sul-Sel, 12/06/2026
