AAB - Kebenaran Yang Menetap

Kebenaran Yang Menetap
By Arif Agus Bege'h


Andai rindu ini
dan cinta yang tumbuh di dada kita
adalah sebuah kebenaran
maka biarkan ia berdiri sendiri

Tak perlu lagi kita menoleh
atau membuka telinga
pada desah angin yang mampir
membawa keraguan yang tak pasti

Suara-suara itu sering kali datang
berkicau tanpa henti di telinga waktu
mencoba meretakkan dinding rasa
dan mengganggu ketenangan jiwa kita

Namun percayalah, Sayang...
langit di atas kita tak akan runtuh
hanya karena bisikan-bisikan asing
yang lewat sekilas

Sebab hati yang goyah
mudah retak oleh praduga
sebenarnya masih berjalan di pinggiran
dan belum menyentuh inti cinta sejati

Cinta sesungguhnya
memiliki akar yang menghujam dalam
tidak bergetar oleh badai kecil
tidak ciut oleh kicauan tak berarah

Dan ketahuilah dengan pasti
jiwa rapuh dan mudah bimbang itu
bukanlah milikku
bukan pula cerminan dari langkahku

Hatiku adalah rumah yang kau tuju
tempat yang sejak awal mula
telah engkau pilih dengan keyakinan
untuk meletakkan seluruh percayamu

Di sinilah kita berdiri
melampaui riuh yang sia-sia
menjaga kebenaran yang telah teruji
oleh waktu yang terus melaju


Masamba Sul-Sel, 02/07/2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar