"Cinta yang murni telah selesai dengan urusan 'menerima'. Ia menjadi seperti hujan; jatuh begitu saja ke bumi, tanpa pernah meminta awan bertanggung jawab atas rasa rindu yang tumpah."
Hujan Tanpa Mendung
By: Arif Agus Bege'h
Aku tak lagi mencatat rindu
pun menghitung detak tunggu
ketulusan ini menghapus transaksi rasa
aku mencintaimu bukan untuk bertukar sepi
Rasaku kini menjelma hujan,
meluruh bebas ke tanah gersang
ia jatuh membawa sejuk yang sunyi
tanpa meminta imbalan dari bumi
Mencintaimu adalah kerelaan tumpah
mengalir ke relung takdir yang pasrah
tak ada tuntutan pelukan yang utuh
tak ada syarat yang musti kau penuhi
Melihatmu ada di dunia ini
sudah cukup menggenapi sunyi di dada
sebab bahagia tak lagi digantungkan
pada seberapa besar kau membalas tatapku
Biarlah awan berarak menjauh
menghabiskan rintik tak tersisa
aku takkan menyalahkan langit yang tinggi
saat rindu ini harus selesai dalam diam
Aku takkan meminta mendung bertanggung jawab
atas rasa yang terlanjur basah
sebab sejak awal menuju hatimu
aku sudah bersiap untuk segalanya
Mencintai telah selesai dengan urusan menerima
aku hanya ingin menjadi teduh
menjadi hujan yang membasahimu
sebuah kepasrahan yang paling purna
Makassar, 15/07/2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar