AAB - Cinta Tanpa Jeda

Cinta Tanpa Jeda
By: Arif Agus Bege'h


Aku ingin mencintaimu seperti cara langit mencintai bumi
bukan dengan kepemilikan yang mengungkung dan kaku
melainkan dengan kelapangan yang membiarkanmu menjadi diri
sembari tetap menjagamu di bawah naungan atap biruku

Langit tak pernah menuntut bumi untuk berhenti berputar
ia membiarkanmu menari dengan musim
dengan hujan
dan dengan badai

Sebab ia tahu
meski kau jauh di bawah sana dan berpijar
hanya pada pelukannyalah segala cakrawalamu akan usai

Ketika kau terbangun dalam embun yang dingin merayap
akulah cahaya pertama yang menyentuh keningmu dengan lembut
dan saat kau lelah
saat mentari mulai lelap
aku akan melukis warna jingga
agar duka di hatimu segera larut

Aku ingin mencintaimu dengan cara yang paling tabah
seperti langit yang menerima segala debu dan asap dari bumi
namun tetap membalasnya dengan rintik hujan yang ramah
membasuh lukamu menghidupkan kembali mimpi yang hampir mati

Kita mungkin dipisahkan oleh jarak yang tak teraba oleh tangan
sebuah ruang hampa yang seringkali disebut sebagai 'tiada'
namun lihatlah ke atas saat kau merasa kehilangan arah dan tujuan
langit selalu di sana
tak pernah selangkah pun ia berpindah dada

Sebab mencintaimu adalah tentang menjadi saksi yang abadi
atas tumbuh kembangmu
atas runtuh dan bangkitnya jiwamu
aku adalah ruang tempatmu bernapas
tempatmu bermimpi
langit yang luas
yang selamanya akan merangkul setiap jengkal bumimu

Mencintaimu seperti langit berarti mencintai tanpa syarat
langit tidak pernah pergi meski tertutup mendung
ia hanya sedang memberi ruang
bagi bumi untuk merasakan rintik hujan


Masamba Sul-Sel, 02/01/2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar