AAB - Saksi Setapak Ilalang



Sebuah kisah tentang perjalanan hati yang tertinggal di masa lalu. Ketika takdir memaksa raga untuk menjauh, namun rasa tetap memilih menetap di antara rimbunnya kenangan. Inilah... "Saksi Setapak Ilalang."

Saksi Setapak Ilalang
By: Arif Agus Bege'h


Kudengar luruh suaramu menyusup di sela angin malam
membawa wangi rindu yang masih saja kau simpan
setapak jalan yang dulu kita babat bersama
kini memang telah berselimut semak dan ilalang duka

Jangan sebut ketabahanmu sebagai kepasrahan yang bodoh
sebab di sinilah aku
di tempat yang tak lagi utuh
juga meraba dinding sepi yang kau tinggalkan
memeluk bayangmu dalam ketiadaan yang merubuhkan

Kau mengira aku tak tahu perih yang kau telan?
kau mengira aku pergi tanpa membawa beban?

Kepergianku bukanlah khianat pada janji setia
melainkan takdir yang memaksa kita tunduk pada rahasia-Nya
aku tak bisa kembali
bukan karena tak ingin lagi
tapi karena batas kita kini sedalam misteri bumi

Maka
bila kah senjamu terasa begitu temaram dan pedih
basuhlah mukamu
jangan lagi ratapi cinta yang tersisih
sebab meski ragaku tak lagi ada dalam nyata dan kenyataan
namamu abadi
terjaga rapat dalam kotak kenangan

Biarlah ilalang dan onak berduri itu tumbuh meninggi
sebagai saksi
kita pernah mencintai sehebat ini


Mamuju Sul-Bar, 02/02/2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar