Puisi AAB : Kesedihan Palsu

Puisi Kesedihan Palsu adalah puisi perdana dan pertama kali saya bacakan di acara perpisan SMA Negeri Pangale, selepas membacakan puisi tersebut foto barengpun dilakukan karena mereka tidak sempat mengambil gambar saat saya membacakan puisi tersebut. Satu dari empat personil Lagu Senja Di Jembatan Tarailu tidak ikut karena jadi korban pengambilan gambar, tapi penyanyinya tu yang di sampingku, cantikkan..he he he..ke TKP saja deh...

Kesedihan Palsu

By : Arif Agus Bege'h


esok
berjuta manusia menangis, meratap
dengan datangnya hari yg penuh bahagia (Idhul Adha)
entah apa yang mereka tangisi
bingung aku jadinya

kutak lagi brsedih
sebab mereka telah memberikan lautan air mata
meneggelamkan ketulusan
keikhlasan
kesucian

ahh
paling hanya esok saja mereka menangis
tangisanmu menodai lautan kesedihan
air mata kepura-puraan
kebohongan
kemunafikan

uuuaakkk
muak aku jadinya
tak ingin seperti mereka
menangis di balik tirai bersulam emas
bermahkota mutiara

airmataku saat ini kering tak dapat menetes
tapi jantungku
hatiku
jiwaku
ragaku
arwahku
menjerit bagaikan petir yang tak dapat menurunkan hujan di malam dan siang hari
mengapa kau menangis

cuiih....
tak sudi kuminum airmata buaya
meskipun kau bersedih dan menangis aku tetap di sini
dan dunia akan baik-baik saja

kutelah memaafkanmu sebelum kalian meminta maaf
sebab aku adalah angin aku adalah air
disini kalian tak berbekas


Tarailu Sul-Bar, 26/11/2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar