Di Ujung Fajar
By: Arif Agus Bege'h
Sebaris pesan terkirim di sisa malam
menanti jawab selepas subuh
saat sepi kota masih mencekam
sebelum langkah melangkah jauh
Sebab tersesat bukanlah pilihan
meniti labirin kabut yang kaku
membelah pagi yang sarat gelisah
hanya demi menjemput hadirmu
Selepas sujud subuhmu selesai
berdirilah di jalan masuk itu
sebelum waktu melaju abai
dan jarak mulai memburu waktu
Kecewa tak boleh tersisa di dada
menaruh lara di sudut matamu
meninggalkan kota penuh rahasia
tanpa ada engkau di sisiku
Tak ada kesanggupan menatap kaca
melihat kotamu perlahan hilang
membawa rindu yang sia-sia
dan sesal yang enggan pulang
Jadilah kompas penentu jalan
pengusir cemas di pagi buta
agar cinta tak jadi penyesalan
dan perjalanan tak berakhir duka
Langkah ini jangan dibiar sendiri
menembus jarak yang kian luas
mari bersama memeluk hari
hingga seluruh rindu ini tuntas
Makassar, 04/07/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar