"Mimpi yang terbuang mungkin takkan pernah kembali, ia larut bersama rintik hujan yang menghapus sepi. Namun ingatlah, setiap airmata yang jatuh adalah saksi abadi bahwa kita pernah berjuang dengan seluruh hati."
By: Arif Agus Bege'h
Sisa bisikmu semalam masih mengalun
seperti rindu musim semi
terpahat di awal malam
menyemai angan di atas tragedi
demi bertahan esok hari
Jika awal malam membawa gigil
mimpi pun membeku
jika ujung malam terasa gerah
angan kian memanas
mimpi yang terbuang takkan kembali
lebur bersama hujan yang menghapus sepi
Hidup tanpa mimpi
seperti raga tanpa kekasih
hati terus mencari belahan jiwa yang hilang
sebab setiap airmata
adalah saksi lelahnya perjuangan
dan jalan hidup ini
selalu diuji oleh titik-titik tragedi
Saat harapan tak sampai
itulah waktu bagi mimpi-mimpi untuk gugur
dan terbuang jauh meninggalkan hidup
sebagai penutup kisah yang hambar
Sebab tragedi baru menjadi nyata
saat perihnya mampu menyentuh indera
meski ia telah terasing
di ruang dan waktu yang berbeda
Makassar, 15/07/2012
