AAB - Jangan Minta Aku Diam

Jangan Minta Aku Diam
By: Arif Agus B


Jangan sibuk mengangkat telunjuk!
lihat dahulu telapakmu
barangkali noda yang kau kutuk
sedang menetap di sana

Aku tidak takut dibenci
yang kutakuti hanyalah
ketika kebohongan disambut berdiri
sementara kejujuran dipersilakan keluar lewat pintu belakang

Betapa mudah mulut berteriak
seolah suara paling keras
selalu menjadi pemilik kebenaran
padahal gema tidak pernah melahirkan cahaya

Jangan minta aku diam!
diam yang memelihara kepalsuan
adalah pengkhianatan
yang memakai wajah kesopanan

Lihatlah!
ada yang menjahit jubah kebajikan
lalu menyembunyikan keserakahan
di balik lipatan kainnya

Hari ini harga diri dilelang
bukan karena lapar
melainkan karena tepuk tangan
terdengar lebih manis daripada hati yang bersih

Kalian boleh menutup jalan
kalian boleh memadamkan lampu
namun tak ada tangan
yang sanggup memenjarakan fajar

Aku tidak sedang mencari pengikut
aku hanya menolak ikut berbaris
di belakang kebohongan
yang dipoles menjadi kebiasaan

Ketika waktu memanggil semua nama
bukan untuk menghitung seberapa keras suara kita
melainkan seberapa tegak kita berdiri
ketika kebenaran berjalan sendirian


Mamuju Sul-Bar, 28/09/2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar