Baju Dari Air Mata
By: Arif Agus Bege'h
Kemarahan adalah api yang membakar sia-sia
jika hanya kau lepaskan ke udara
menjadi abu yang ditiup angin
hilang tanpa bekas
Aku memilih cara lain
Kubiarkan rasa sakit itu mengendap
dingin dan sunyi
di dasar palung jiwaku yang paling dalam
perlahan, ia mengeras
membatu
menjadi karang yang tak sanggup diguncang ombak
tak mampu ditembus oleh tajamnya tipu daya yang datang dari tangan-tangan palsu
Sekarang, lihatlah
aku berdiri bukan sebagai korban yang merintih
tapi sebagai penjaga dari kisahku sendiri
luka ini telah kutempa menjadi zirah
menjadi baju pelindung yang kujahit dengan benang ketabahan
Setiap tetes yang dulu jatuh sia-sia
kini kusematkan menjadi perisai
jangan tanya lagi tentang perih
karena air mata yang kukenakan ini
adalah bukti bahwa aku tidak lagi bisa ditembus oleh kehampaan
Tarailu Sul-Bar, 20/02/2010