"Berkurban bukan hanya tentang apa yang kita sembelih hari ini, melainkan tentang apa yang berani kita lepaskan dari hati. Ketika kita mengikhlaskan sesuatu yang paling kita cintai karena Allah, ketahuilah bahwa Dia tidak sedang membuat kita kehilangan, melainkan sedang mengosongkan ruang di hati kita untuk diisi dengan sesuatu yang jauh lebih mulia."
Kurbanku By: Arif Agus Bege'h
Tuhan
sampaikan pada Kekasih-Mu
ada seorang hamba yang sedang belajar arti menyembelih ego
aku telah berkurban karena-Mu
di batas paling ujung dari mampuku
sampaikan pada Kekasih-Mu
ada seorang hamba yang sedang belajar arti menyembelih ego
aku telah berkurban karena-Mu
di batas paling ujung dari mampuku
Kuyakin Engkau tidak pernah tebang pilih
sebab ujian-Mu adalah cara-Mu memeluk hamba
seperti Engkau menguji Ibrahim, Ismail, dan ketabahan ibundanya
kini, biarkan aku mengecap cawan ujian yang sama
yang perihnya masih mengalir di urat nadi
yang perihnya masih mengalir di urat nadi
Telah kukorbankan cinta, air mata, dan masa lalu
maka tumbuhkanlah di tanah yang gersang ini
cinta yang lebih suci
telah kuikhlaskan mereka yang pernah singgah dan menetap
maka gantilah dengan jiwa-jiwa yang menuntunku pulang pada-Mu
telah kuikhlaskan mereka yang pernah singgah dan menetap
maka gantilah dengan jiwa-jiwa yang menuntunku pulang pada-Mu
Harta mana lagi yang paling berharga di dunia
selain rindu
cinta
dan manusia-manusia yang kita sayangi
hari ini
hari ini
semuanya telah kuletakkan di atas altar keikhlasan
Terimalah kurbanku, Tuhan
biarkan seluruh kehilangan ini
menjelma saksi di hadapan-Mu kelak
Masamba Luwu Utara, 06/11/2011 atau 10 Dzul Hijjah 1432H
