AAB - Penyair Karbitan

Penyair Karbitan
By: Arif Agus B


Istilah itu jatuh
"Karbitan!"
suara paling nyaring
akal paling pendek

Ibu memeram pisang
ayah menunggu aroma
karbit bekerja
kebun tetap diam

Semalam
kulit berubah
warna bersorak
akar belum selesai

"Jangan cepat menilai!"
seru seseorang
lidah sering matang
isi kepala masih mentah

Karbit cuma benda
pisang cuma buah
vonis lahir
dari mulut manusia

Aneh
buah dipersalahkan
alat diadili
pemakai bertepuk tangan

Banyak tepuk
sedikit panen
banyak gelar
sedikit tumbuh

Puisi bukan bedak
nama bukan mahkota
usia halaman
bukan ukuran musim

Matang meminta waktu
bijak meminta luka
penyair meminta hidup


Makassar, 10/02/2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar