"Hidup bukan tentang seberapa cepat kita mencapai garis akhir, melainkan tentang seberapa dalam kita memaknai setiap napas yang kita ambil. Di tengah derasnya perubahan zaman, kadang kita perlu berhenti sejenak, membiarkan kenangan membasuh luka, dan kembali mengumpulkan doa. Berikut adalah bait-bait yang saya tulis sebagai pengingat bagi diri sendiri."
Dawai Waktu
By: Arif Agus Bege'h
Di beranda waktu
aku menakar sisa jejak
saat usia kian deras membawa cerita
perjalanan ini tak selalu ramah
namun bara di dada enggan menyerah
Seringkali kenangan menjelma hujan
membasuh getir yang tertinggal di ingatan
aku tak lagi memusuhi perih yang hadir
sebab di sana
aku belajar mendewasa
Jika langkahku kini mulai melambat
bukan berarti airmata menumpulkan niat
Ini hanya jeda untuk memanen doa
agar esok mampu berpijak lebih kokoh
Biarlah nasib bergulir sesuai takdirnya
aku tetap memegang teguh komitmen diri
menjaga api harapan tetap menyala
meski jalan yang kutempuh kian sunyi
Kelak saat rambut memutih dimakan zaman
aku ingin tetap tegar menyambut senja
sebab hidup bukan tentang cepatnya tiba
melainkan tetap bertahan hingga titik akhirnya
Mamuju Sul-Bar, 01/01/2023
