Gugatan Ketulusan
By: Arif Agus B
Di kedalaman dada yang paling sunyi
harapan selalu lahir dengan pakaian yang sama
sebuah doa agar kekasih yang datang
membawa sekeping hati yang utuh
tanpa topeng
tanpa syarat yang disembunyikan di balik punggung
Kita semua mengemis pada takdir
meminta cinta yang murni seputih mata air
mengira bahwa ketulusan adalah muara
di mana semua lelah dan luka
bisa dibasuh sampai tuntas
Namun dunia ini berjalan di atas meja hitung
setiap inci rasa ditimbang dengan untung
dan mereka yang datang dengan tangan terbuka
sering kali lupa mengenakan perisai
di dadanya yang telanjang
Lalu di sebuah sudut
malam itu
sebuah suara berdenting seperti pecahan kaca
menyuarakan kebenaran yang getir:
"Semua orang berharap kekasihnya tulus mencintai,
karena hanya orang tulus yang mudah dimanfaatkan."
Kalimat itu menggantung di udara Mamuju,
menampar wajah-wajah yang terlalu polos berharap
sebuah kalimat yang bukan sekadar deretan kata
melainkan monumen dari hati yang pernah patah
akibat memberi terlalu banyak
Lihatlah
bagaimana ketulusan diubah menjadi kelemahan
ketika engkau menyerahkan segalanya tanpa sisa
para pencuri kesempatan akan datang berbondong-bondong
menjadikan kebaikanmu sebagai anak tangga
untuk kepuasan ego mereka sendiri
Mereka yang memanfaatkan
mungkin tertawa hari ini
merasa menang karena berhasil mengecoh ketidakberdayaan
tetapi mereka lupa
orang yang tulus hanya kalah pada ruang
bukan pada hakikat kehidupan yang merawat jiwa
Maka biarkan suara ini meninggi
bukan karena amarah yang merusak diri
melainkan sebuah ketegasan yang baru
bahwa menjadi tulus bukan berarti bersedia menjadi korban
dan batas diri adalah benteng yang harus ditegakkan
Pada akhirnya
catatan ini akan tetap abadi
tersimpan di antara lipatan waktu yang terus melaju
bahwa di atas tanah ini
kita pernah belajar
cinta yang agung adalah yang tahu kapan harus memberi
dan tahu kapan harus berhenti
demi menjaga harga diri
Mamuju Sul-Bar, 18/07/2023
Surat Ar-Rahman ayat 60:
Di baca aebelum titimangsa
هَلْ جَزَآءُ ٱلْإِحْسَٰنِ إِلَّا ٱلْإِحْسَٰنُ
Teks Latin:
Hal jazaa'ul-ihsaani illal-ihsaan.
“Tanyakan pada semesta yang terbentang: adakah upah bagi sebuah ketulusan, selain pelukan kebaikan yang abadi?”
Terjemahan Asli: "Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar