AAB - Bisa Saja Aku Melukaimu



Bisa Saja Aku Melukaimu
By: Arif Agus Bege'h


Dulu, namamu adalah angan
kuukir di setiap mimpi
dan di setiap bait puisi
namun hari ini
mengapa tangkai bunga itu masih saja basah
diguyur air mata semalam?

Cintaku mendadak pekat di ujung lidah
meski kucoba mengeja makna paling manis
hanya tersisa rindu bertabur lara
serupa hujan tak diharapkan
lalu menghanyutkan kepastian

Jika harus bersuara, biarkan aku berkata lewat puisi
akulah bait terindah untukmu
di sana, aksaraku bisa saja berbalik melukaimu
meski kenyataannya
kau telah lebih dulu meremukkanku lewat cinta

Untuk cinta
aku pasrah menerima luka
namun untuk puisi
bisa saja aku melukaimu


Makassar, 17/12/2010

AAB - Janji Kenangan

Janji Kenangan
By: Arif Agus Bege'h


​Telah kutelusuri ikrar di dalam hati
ada noda, dusta, dan luka yang tertinggal
kepalsuan beranjak menjadi silam
saat ego kukuh membela diri

​Sejatikah kita tanpa kepingan hati yang lain?
pantaskah melupakan lembaran yang runtuh?
maka akulah penjaga sumpah yang tercipta
untuk dirawat setelah rindu berlalu

​Jika semua itu kuucapkan kembali padamu
bukanlah ia sekadar pengisi masa lalu

​Ingatlah, kenanglah
suka duka bersama
air mata menjadi saksi keabadian janji kita


​Tarailu Sul-Bar, 05/10/2010

AAB - Catatan Airmata

Catatan Airmata
By: Arif Agus Bege'h


Tabir retak berkeping
mencari bentuk mimpi dalam ingatan purba
di sana, kita menyaksikan kekasih hilang dan nyawa luruh ke bumi
cara tragedi mengubur aroma cinta

Namun dalam lembar sunyi kisah itu menolak mati
kita tak bisa mengelak saat tatap matamu merangsek masuk
memahat ruang abadi di dada untuk sekadar dikenang

Aku memandangmu dari sudut paling palung
menolak percaya kita telah jatuh miskin
jarak hanyalah jurang yang dipahat untuk menguji arti kepemilikan

Sebab kebahagiaan baru utuh saat menggenang bersama air mata
maka, biarkan aku memeluk gerimis di matamu
atau sepenuhnya menjadi hujan yang luruh dari langit jiwamu

Percayalah
Tuhan tidak sedang menghukum kita dengan luka
ia hanya menakar ruang sabar sebelum menjatuhkan bahagia
catatan air mata ini adalah bekal
untuk menguji setiamu kelak


Mamuju Sul-Bar, 19/09/2010

AAB - Palagan Gersang

Palagan Gersang
By: Arif Agus Bege'h


Kau hadir saat pandangku melepuh
membawa kisah yang kian lusuh
kekaguman itu kini runtuh

Genderang perang melawan angkara
usai sebelum laga membuka cedera
medan juang kita digusur paksa

Kini palagan menjelma lahan basah
tempat ego akhirnya menyerah
menanti hujan baru membasuh ladangmu


Topoyo Sul-Bar, 05/07/2010

AAB - Menjelang Senja

Menjelang Senja
By: Arif Agus Bege'h


Menjelang senja
hujan meniti jujur
tunggulah sayang
di ujung jembatan
langkahku menjemput takdir

Topoyo menderas
menyeka rindu kandas
kita patri memori di tiang pancang
biar abadi menantang zaman

Jika titian runtuh digerus dalam
aku takkan surut atau tenggelam
kuarungi gemuruh
berenang ke matamu


Topoyo Sul-Bar, 04/07/2010