AAB - Pembuktian Sunyi

 

"Seringkali kita terjebak dalam keinginan untuk memamerkan proses, menjelaskan lelah, dan menuntut pengakuan dari orang lain. Namun, ingatlah bahwa ketulusan tidak pernah butuh panggung.

Perjuangan terbaik adalah perjuangan yang dilakukan dalam sunyi. Ketika fokusmu adalah memberi yang terbaik untuk orang yang kamu sayangi atau demi impian yang suci, kamu tidak akan lagi peduli pada validasi dunia. Biarlah lelahmu menjadi rahasiamu dengan semesta, dan biarlah hasil serta kebahagiaan mereka yang kamu perjuangkan menjadi jawaban paling lantang atas semua air mata yang pernah jatuh.

Teruslah melangkah, bukan untuk dilihat dunia, tapi agar kamu bisa melihat dunia dengan lebih lapang."

Pembuktian Sunyi
By: Arif Agus Bege'h


Apakah aku perlu menunjukkan kepadamu baris-baris halaman yang kubaca

untuk membuktikan bahwa aku pernah dan masih terus belajar?

Menghafal teori

meraba ketidaktahuan

dan meluaskan sudut pandang

demi menyamakan langkah dengan duniaku yang terus berputar


Apakah aku perlu memamerkan peluh

dan memar di badanku

menelanjangi setiap lelah yang kupeluk sendiri di sepertiga malam

hanya untuk membuktikan bahwa aku pernah dan masih terus berjuang?

Membanting tulang

memeras pikiran

menolak menyerah pada keadaan yang seringkali mencekik leher


Apakah aku harus menunjuk dengan jari gemetar ke ufuk timur

menjabarkan peta

dan menunjukkan arah kepadamu

hanya untuk membuktikan bahwa tujuanku adalah cahaya?

Sebuah titik terang di mana kita tidak lagi tersesat dalam gulita keraguan.


Dan...

apakah aku perlu menggelar semua hasil yang kuraih hari ini

pencapaian

materi

atau validasi dunia

hanya untuk membuktikan bahwa bagiku

kau begitu berharga?


Sebab kenyatannya

seluruh bising pembuktian itu tidak ada apa-apanya

dibanding apa yang terjadi di dalam dada

Semua proses ini berjalan dalam sunyi yang gigih

aku bergerak bukan untuk tepuk tangan

melainkan untuk sebuah masa depan yang kita tuju bersama


Aku terlalu fokus menatap ke depan

terlalu gigih menggenggam harapan

hingga aku lupa pada rasa luka yang pernah singgah

Aku lupa pada asinnya air mata yang pernah membasahi pipi


Sebab bagiku

lelah dan luka hanyalah harga murah yang dengan sukarela kubayar

asal pada akhirnya

kau menemukan tempat terbaik untuk bersandar

Aku tidak butuh panggung pembuktian di matamu

karena semesta dan waktu tahu persis

untuk siapa seluruh hidup ini kupertaruhkan


Masamba,   08/05/2026

AAB - Sabda Langit

 

"Kesetiaan sejati tidak diuji saat segalanya mudah, melainkan saat kita mampu memilih untuk tetap ada, bahkan ketika dunia memberi seribu alasan untuk pergi. Itulah bentuk tertinggi dari ketulusan: luas seperti langit, diam namun tak tergoyahkan."


Sabda Langit
By: Arif Agus Bege'h



Kesetiaan adalah sabar tingkat langit
luas menampung badai
diam memeluk retak bumi

Ia tak meminta balasan
pada musim yang silih berganti
hanya betah
di keabadian yang tak pernah beranjak
meski sunyi kian mencekik
meski jarak kian menepi

Karena setia bukanlah tentang memilih bertahan
tetapi tentang meniadakan alasan untuk berpaling


Masamba Sul-Sel,  09/05/2026


Lirik Lagu - Hujan Di Perjalanan



Hujan Di Perjalanan
By: AAB


Langkah kaki di jalan basah
membawa hati yang patah
hujan turun tanpa bicara
seperti aku kehilangan arah


Di perjalanan ini
air mata menemani
hujan jatuh di wajahku
menyembunyikan rinduku
kau pergi tinggalkan luka
aku pulang bawa duka
dan di setiap deras hujan
namamu jadi tujuan

jalan panjang masih ada
meski hati penuh luka
biar hujan hapus jejakmu
air mata mengantar restuku

AAB - Bukan Sekadar Dunia

Ketampanan wajah, kekuatan fisik, dan limpahan materi yang dimiliki seorang lelaki hari ini bisa saja memudar seiring berjalannya waktu dan berputarnya roda kehidupan. Oleh karena itu, jangan jadikan hal-hal fana tersebut sebagai pondasi utama rasa banggamu. Bahagia yang sesungguhnya dalam sebuah hubungan adalah ketika kamu memiliki lelaki yang tidak hanya bekerja keras untuk duniamu, tetapi juga menjaga kesetiaannya, menghargai eksistensimu, dan menuntun jiwamu untuk bersama-sama melangkah menuju ridha-Nya.


Bukan Sekadar Dunia
By: Arif Agus Bege'h

Jangan terburu memeluk bangga
saat lelakimu hari ini menggenggam dunia
membawa pulang tumpukan materi melimpah
fisik yang gagah bisa surut seketika
dan roda rezeki selalu berputar tanpa diduga

Simpan banggamu yang paling dalam
ketika di tengah badai ia memilih tetap setia
menghargai hadirmu dengan penuh rasa hormat
serta melitkan Allah dalam setiap tetes keringat

Sebab bahagia sejati tak diukur dari megahnya dunia
bukan tentang seberapa kuat ia menimbun harta
melainkan seberapa tulus telapak tangannya
menuntun langkahmu menuju surga

Masamba, 07/05/2006

AAB : Prahara Diam

"Dunia tidak bisa membaca pikiranmu. Jika kamu terluka, berbicaralah. Diam memang emas, tapi dalam hubungan, keterbukaan adalah berlian. Jangan biarkan orang yang menyayangimu menebak-nebak di dalam kegelapan."

Prahara Diam
By: Arif Agus Bege'h


Dunia tak membaca benak yang membatu
saat perjalanan kita teradang ragu
jika terluka
bicara, jangan terpaku
sebab diam hanya emas bagi mereka yang kaku

Jujur adalah berlian di tengah hujan
membasuh jelaga yang menjadi beban
jangan biarkan airmata jatuh tanpa pesan
memaksa cinta menebak dalam kegelapan

Bicara adalah jembatan
bungkam adalah nisan


Masamba Sul-Sel, 07/05/2026