Pikat Di Sisa Rimba
By: Arif Agus B
Di balik kabut
ia melangkah menjemput fajar
membawa sangkar
demi dapur yang tak boleh hambar
bukan ia yang merusak rumah para sayap
tapi mesin-mesin raksasa
membuat hutan lenyap
Dunia menghujatnya sebagai perusak alam
sambil menutup mata pada rimba yang kian karam
mencari kerja bagai mencari jarum di samudera
ia hanya bertahan di antara sisa hijau yang tersisa
Di bawah hujan
dalam perjalanan sunyi
airmata jatuh bersama doa yang paling murni
jangan hakimi perut lapar di dahan yang patah
jika kau tak pernah tahu rasanya rumah yang dijarah
Masamba Sul-Sel, 05/05/2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar