AAB - Menuju Kota Sejuta Penyair

Menuju Kota Sejuta Penyair
By: Arif Agus Bege'h

Setengah jalan fana
senyummu masih menjadi rahasia yang terkunci
ia menolak patah di sembarang kata
menunda mekar hingga langkah ini genap memijak bumi

Ke selatan pasang
menuju tanah yang melahirkan sejuta penyair
di Bulukumba
senyum itu tak lagi malu
ia menyerahkan diri pada rahim tinta
menjadi sajak yang paling purna


Bulukumba Sul-Sel, 06/07/2012

AAB - Di Ujung Fajar

Di Ujung Fajar
By: Arif Agus Bege'h


Sebaris pesan terkirim di sisa malam
menanti jawab selepas subuh
saat sepi kota masih mencekam
sebelum langkah melangkah jauh

Sebab tersesat bukanlah pilihan
meniti labirin kabut yang kaku
membelah pagi yang sarat gelisah
hanya demi menjemput hadirmu

Selepas sujud subuhmu selesai
berdirilah di jalan masuk itu
sebelum waktu melaju abai
dan jarak mulai memburu waktu

Kecewa tak boleh tersisa di dada
menaruh lara di sudut matamu
meninggalkan kota penuh rahasia
tanpa ada engkau di sisiku

Tak ada kesanggupan menatap kaca
melihat kotamu perlahan hilang
membawa rindu yang sia-sia
dan sesal yang enggan pulang

Jadilah kompas penentu jalan
pengusir cemas di pagi buta
agar cinta tak jadi penyesalan
dan perjalanan tak berakhir duka

Langkah ini jangan dibiar sendiri
menembus jarak yang kian luas
mari bersama memeluk hari
hingga seluruh rindu ini tuntas


Makassar, 04/07/2012

AAB - Separuh Harapan Bulan

Separuh Harapan Bulan
By: Arif Agus Bege'h


Separuh harapan bulan kusimpan di hati
terkunci rapat di ruang sunyi
menjadi jangkar jiwa mengembara
di bawah langit yang menua

Namun separunya lagi entah di mana
tercecer di lipatan takdir fana
menjelma misteri belum teraba
entah apa, entah siapa

Langkah ini takkan berhenti mendaki
menyisir sunyi yang mendalam
sebab aku tahu, ke mana pun ia pergi
di mana pun, pasti kutemukan


Makassar, 02/07/2012

AAB - Mahkota Rindu

"Cinta yang berkelas tidak lahir dari riuhnya pesan, melainkan dari magnet kualitas diri. Hubungan yang kokoh adalah perpaduan antara wibawa pria sebagai pemimpin dan keanggunan wanita sebagai penjaga kehormatan."

Mahkota Rindu
By Arif Agus Bege'h


Cinta berkelas bukan riuh pesan
ia tumbuh dalam senyap
menjelma magnet rindu

Pria sejati tak mengemis tanya
ia memimpin dengan wibawa
membuat jantung berdenyut takzim

Wanita elok tak membuka pintu sembarangan
ia teguh menjaga pilihan
hanya mengetuk hati sang imam dambaan


Masamba Sul-Sel, 30/06/2012

AAB - Rindu Terhina



"Ada kalanya rindu paling jujur adalah rindu yang harus kita telan sendiri, demi menjaga sisa harga diri yang masih kita miliki. Jangan biarkan rindumu jatuh di tempat yang salah. Jika ia tak dihargai, simpanlah kembali dalam diammu. Lebih baik tersedak rindu sendiri daripada terhina karena mengharap pada hati yang tak lagi peduli."


Rindu Terhina

By: Arif Agus Bege'h


Telan saja kembali rindumu
sebelum engkau tersungkur
terhina karenanya

Jika kau biarkan rindu itu meluap tanpa arah
atau terpaksa kau lepaskan karena tak lagi tertahan
yakinlah
ia hanya akan membentur ruang kosong
atau sekadar menyentuh bagian terluar dari tubuh yang kau puja

Gleg...
Rindu yang terhina memang pahit
namun ia harus sanggup kau telan sendiri
dalam sunyi.


Rawamangun Luwu Utara,
30/06/2012