"Runtuhnya ego di antara kita adalah awal dari segalanya. Agar ruang fana ini tak lagi menyisakan jarak antara kau, aku, dan ketulusan yang murni."
Ketulusan Yang Murni
By: Arif Agus Bege'h
Meruntuhkan dinding keakuan
adalah gerbang pertama yang musti dibuka
sebab selama ego masih berdiri kokoh
kita hanya berteman dengan bayang-bayang
Pertemuan dua kepala sering kali riuh
bukan karena suara melainkan tuntutan batin
masing-masing ingin dimengerti lebih dulu
tanpa sadar telah membangun jarak yang jauh
Maka biarlah kerasnya dada ini mengikis
melunak bersama waktu yang terus bergulir
menyerahkan seluruh rasa menang sendiri
agar jemari kita bisa saling menggenggam tulus
Runtuhnya keangkuhan di antara kita
menjadi awal dari segalanya yang sejati
kita tak lagi bertengkar tentang siapa yang benar
melainkan bagaimana menjaga api tetap menyala
Di dalam ruang yang serba sementara ini
tak perlu lagi ada benteng yang memisahkan
ketika "aku" dan "kamu" telah lebur menjadi satu
yang tertinggal hanyalah rasa yang jujur
Keheningan kini tak lagi terasa asing
ia menjelma jembatan bagi dua jiwa
kita berjalan tanpa membawa beban prasangka
menikmati langkah demi langkah yang pasrah
Kini ruang fana ini tak lagi menyisakan jarak
antara kau
aku
dan ketulusan yang murni
semua telah menyatu dalam satu tarikan napas
sebuah kedamaian yang tak mampu diurai kata
Makassar, 01/09/2014