AAB - Cinta Tak Terduga

Cinta Tak Terduga
By: Arif Agus Bege'h


Kau buat harapan mengetuk pintu bisu
terhalang dinding alasan yang kau susun baku
sementara di sini
cemas pelan mengkristal
menanti kepastian yang tak kunjung kekal

Jangan gantung jemari yang mengulur sunyi
ia bukan sekadar singgah membawa janji
ada detak dada yang sengaja disembunyikan
di balik simpati yang kau anggap figuran

Tengoklah kembali sebelum semua terlambat
sebab di balik sabar yang hampir tamat
ada cinta tak terduga tumbuh begitu megah
menolak rebah
meski pelan-pelan patah


Masamba Sul-Sel, 19/06/2013

AAB - Di Balik Seribu Cara


"Jika seribu cara belum mengubah nasib, mungkin saatnya mengubah sudut pandang. Hasil akan selalu mengikuti mereka yang tidak pernah berhenti merawat harapannya."

Di Balik Seribu Cara
By: Arif Agus Bege'h


Pada seribu jalan yang telah kutempuh
aku belajar bahwa penyesalan hanyalah debu
yang hinggap di pundak setelah lelah melangkah

Tak ada yang sia-sia
meski impian belum juga menyapa
di hadapan dua pilihan
iya atau Tidak
aku berdiri dengan kepala tegak
sebab perjalanan ini bukan tentang hasil yang fana
melainkan tentang bagaimana langkah kaki tetap terjaga
meski badai memaksanya beralih arah

Biarkan hujan membasuh letih di ubun-ubun
menghapus sisa ragu yang sempat membeku
dan jika pada akhirnya airmata harus jatuh
biarkan ia menjadi tinta
menuliskan kisah tentang seseorang yang tak pernah berhenti mencoba
seseorang yang tahu cara berdamai dengan takdirnya sendiri

Segalanya baik-baik saja
sebab di antara "iya" dan "tidak"
aku telah menemukan diriku yang sesungguhnya


Masamba Sul-Sel, 12/06/2013 

Sajak Untuk Fitra: Kidung Pelepasan

 


Sajak Untuk Fitra: Kidung Pelepasan
By: Arif Agus Bege'h 


Kukembalikan surga yang kau pinang saat duka dan lara
sebuah tempat yang dulu kita bangun dari reruntuhan air mata
kau sebut ia rumah, aku menyebutnya perlindungan
namun kini, ia tak lebih dari sekadar monumen kesunyian

Terkirim bersama asa yang kini terputus dan pupus
bagaikan benang layang-layang yang ditiup angin lurus
tak ada lagi hari esok yang kita tenun bersama
hanya ada rangkaian hari kemarin yang mulai pudar warnanya

Ambillah bersama tragediku
segala perih yang tak sempat kau dekap
segala sepi yang diam-diam membuatku meratap
bawa serta runtuhnya menara ego yang kita kekang
dan biarkan sisa-sisa ingatan ini pulang

Di sana, kuselip raki berimbang
sebuah rahasia kecil yang tak sempat kau baca
tentang bagaimana aku mencintaimu dalam hancur yang paling nyata
semua takaran rindu dan benci telah kutimbang sama
tak ada yang lebih berat, semuanya telah reda

Tepat di bawah jemari kaki permaisuri
aku meletakkan mahkota yang tak lagi berarti
sebab takhta paling luhur dari sebuah kehilangan
adalah kerelaan untuk bersujud
melepasmu menuju kebahagiaan yang lain


Masamba SulSel, 08/12/2012


AAB - Sisa Daya

Sisa Daya
By: Arif Agus Bege'h


Benteng ego sanggup kubangun
menolak permusuhan yang kau bawa
seluruh dayaku luruh ampun
tak bisa menolak tahta cintamu


Masamba Sul-Sel, 25/09/2012

AAB - Kepada Yang Mencintaiku

 

"Kedewasaan bukan tentang seberapa banyak usia yang bertambah, tapi tentang seberapa tenang kita menghadapi badai yang tak kunjung reda."


Kepada Yang Mencintaiku

Oleh: Arif Agus Bege'h



​Baiklah jika itu maumu

akan mencintaimu semampuku

namun setelah mencium bibir kenanganmu yang manis itu

dan setelah aku pergi bersama hujan malam ini

membawa sisa airmata yang luruh dalam sunyi


​Kepada yang mencintaiku

siapkah engkau merindukanku

seperti aku siap meninggalkanmu

sanggupkah engkau mencintaiku

seperti kesanggupanku beranjak darimu

aemua itu karena cara dan jalan

rindu dan cinta kita tak pernah sama dalam satu perjalanan


​Sayang

andai hanya cara kita saling merindu

saling mencinta saja yang berbeda

mungkin kita akan selalu seiring sejalan

karena memang jalan kitalah yang sama


​Kepadamu yang merasa punya cinta

dalam hal apa pun

berbeda cara itu akan menuntun kita pada kesempurnaan

namun tempuhlah dengan satu jalan yang sama

jalan kebaikan tanpa mementingkan jalan terbaik menurut Anda saja

sebab itu akan membuka jalan baru untuk berpisah



Masamba Sul-Sel, 10/08/2012